MENCARI HIKMAH

SELALU ADA HIKMAH DI BALIK PERISTIWA

Ads is Yesterday

Setelah utak-atik template sekian lama, akhirnya space iklan di blog inipun bisa dihilangkan. Ya at the end, seperti inilah tampilan template blog yang bersih dari adverstisement. Lebih enak dipandang dan lebih mencerminkan pencarian hikmah :D.

Ups, tapi jangan kaget bila di waktu-waktu yang akan datang tampilannya berubah lagi. Memang saat ini pencari hikmah lagi seneng utak-atik tampilan. Saking asyiknya, sampai lupa posting tulisan. Kalo Anda pernah berkunjung ke sini serta pernah menulis komentar, tentunya Anda bisa melihat perubahan lain di sini selain space iklan yang sudah tidak ada. Yups, elemen lain yang berubah adalah form komentar.

Memang sih salah satu kelemahan ngeblog di blogger adalah kotak komentar yang kurang visitor friendly sehingga pengunjung males untuk berkomentar di blog-blog yang berplatform blogger. Ini tentu saja berbeda dari blog yang berplatfrom wordpress. Di blog-blog yang saya sebut terakhir, kotak komentar sudah sangat visitor friendly sehingga pengunjung dapat dengan nyamannya berkomentar.

Nah, dengan pertimbangan itulah akhirnya saya mencoba utak-atik form komentar di blog ini biar tidak sekaku aslinya. Setelah googling ke sana kemari, akhirnya komentar di blog inipun bisa diubah. Jadi, bagi pengunjung blog ini, jangan lagi sungkan menuliskan komentar Anda. Well, cukup segitu dulu. Saat ini pencari hikmah masih belum menemukan ghirrah ngeblog lagi. Tunggu saja dalam waktu-waktu dekat, saya akan memberi kado terindah di blog ini. Salam hangat... :)




P.S.: Bagi teman-teman yang ingin berkomentar tapi kesulitan karena tidak punya akun google atau wordpress atau yang lain, silakan pilih "ANONYMOUS" pada opsi scroll down yang ada di kotak komentar. Nice day...

Lanjut...

Doa

Ini bukan posting yg disengaja. Hanya karena mata tak jua mau
terpejamlah tulisan ini tercipta. Tapi, tentu saja tidak seperti
tulisan lain yg membahas suatu fenomena, posting kali ini hanyalah
ungkapan hati yg sedang dirundung nestapa karena teraniaya. Dalam duka
itulah terucap doa "Ya Allah, jangan kau cabut nyawa mereka sebelum
mereka menyesali dan menaubati kedzaliman yg mereka lakukan pada kami.
Amien..."

Lanjut...